SEJARAH KEDATANGAN MULA JADI [Silahkan] :
SEJARAH KEDATANGAN MULA JADI
Menurut kadri, penduduk asli desa karang nanding, semidang bukit kabu(meninggal tahun 1995 dalam usia 136 tahun ), yang menuturkan di desa tanjung anom unit VII kuro tidur Bengkulu Utara, Bahwa :” asal muasal puyang jemo serawai ini jakdi palang knidai pagar alam. Namo puyang jakdi palang knidaitu Puyang kepalo jurai atau lebia dikenal dengan namo Puyang sembilan Gelas.puyang kepalo jurai bebini puyang puteri tenggang . anak puyang kepalo jurai ngan puyang puteri tenggang adola puteri tolak merindu. Puteri tolak merindu kawin dengan puyang rajo agung, ado anak limo atau dikenal dengan puyang Limo begading. Puyang perpatia di semidang bungamas , puyang Rio Kidap di Menank talang tais di semidang bukit kabu, puyang mertandi di semidang gumai (daerah kikim kabupaten lahat )dan puyang rubiah di pasemah ulu alas.
Penuturang kadri diatas diperkuat oleh nasroen remok , Abdullah bin nungkek , buyung suki, sisi sadam. Diceritakan selanjutnya bahwa setelah meminta restu kepada puyang kepalo jurai dan seluruh kerabat yang ada , puyang 5 beradik mengadakan musyawarah untuk memulai kehidupan mereka yang baru . dari kelima beradik ini, hanya puyang mertandi yang tidak mau mencari tempat menetap di pesisir. Maka diputuskanlah empat dari lima beradik itu untuk berangkat ke daerah pesisir tiga hari setelah itu.
Dari palang kenidai rombongan ini menyusuri bukit dan lembah melalui genting hulu manna menuju pinggiran danau besar ( Laut ) . rombongan ini terdiri dari
1. Perpatih sakti dan istrinya dayang merindu
2. Rio kidap
3. Menak talang tais
4. Rubiah
5. Mengkedum sakti ( ahli pemantau jejak dan pendekar)
6. Raden kumbang ( hulu balang )
7. Raden kuning (ahli pengobatan ).
8. Raden sandung (ahli pengendali cuaca)
9. Panglima icin (ahli strategi perang ).
Perjalanan dilanjutkan menuju arah utara. Dan ketika tiba disuatu dataran yang sangat suburdengan potensi hutang yang sangat baik digunakan terdapat pohon kerinjing dan pohon sendawar, maka puyang rio kidap menyatakan berkeinginnan untuk tinbggal di daerah ini. Atas persetujuan dari poyang perpatih sakti selaku yang tertua, maka dilakukan “bebali”(merintis hutan ) untuk membuat tapak “talang”(dusun kecil ). Sebagai tanda adalah banyaknya pohon kerinjing dan sandawar tersebut. Bebali atau perintis hutan tersebut dilakukan untuk tempat pemukiman dan perladangan untuk disesuaikan dengan kondisi dan perkiraan jumlah pengikutnya setelah menetap nanti. Sehingga luas hutan yang di rintis cukup memadai .
Kemudian perjalanan dilanjutkan ke arah utara. Ketika tiba di suatu daerah dimana terdapat tempat yang dikelilingi oleh sungai dan sama persis dengan daerah asal mereka di palang kenidai, puyang perpatih sakti menyatakan untuk menetap disana. Kembali dilakukan “bebali”. Sebagai tanda adalah tanah yang dikelilingi oleh air(sungai). Selain itu wilayanh ini terdapat ditengah2 rencana penampakan “talang”poyang rio kidap dengan kerajaan bangkahoeloe
Perjalanan dilanjutkan ke arah utara. Dan ketika tiba disebuah bukit dimana terdapat sebuah pancuran yang terbuat dari emas, poyang menak talang tais akan menetap disana sebagai tanda areanya adalah banyak pohon kabu(kapuk hutan). Sehingga ditetapkanlah bahwa merka telah menemukan lokasi untuk menetap dan membangun pemukiman. Kecuali puyang rubiah yang masih gadis. Mengingat adalah puyang rubuah dalam kesahariannya lebih dekat dengan kakaknya puyang Rio kidap, maka diputuskan nanti untuk menurut bersama poyang rio kidap sampai beliau menikah
Setelah segala sesuatu selesai di survei , rombongan ini kembali ke palang kenidai untuk menjemput rombongan masing masing sebagai anggota masyarakat pemukiman meraka nantinya. Karena nanti setelah masing masing bermukim, harus lengkap dalam posisi strategis sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya seperti pendekar, dukun pengobatan, duku bayi, ahli perbintangan dll.
Ketika tiba kembali di palang kenidai tersebut di bawa puyang kepala jurai, kem bali mengadakan musyawaranh yang disebut”kenduri agung”. Dalam pindah ke daerah pesisir karena kelangkapan komponen sangat diperlukan selain dibutuhkan pula rakyat awam.
Menurut kadri, penduduk asli desa karang nanding, semidang bukit kabu(meninggal tahun 1995 dalam usia 136 tahun ), yang menuturkan di desa tanjung anom unit VII kuro tidur Bengkulu Utara, Bahwa :” asal muasal puyang jemo serawai ini jakdi palang knidai pagar alam. Namo puyang jakdi palang knidaitu Puyang kepalo jurai atau lebia dikenal dengan namo Puyang sembilan Gelas.puyang kepalo jurai bebini puyang puteri tenggang . anak puyang kepalo jurai ngan puyang puteri tenggang adola puteri tolak merindu. Puteri tolak merindu kawin dengan puyang rajo agung, ado anak limo atau dikenal dengan puyang Limo begading. Puyang perpatia di semidang bungamas , puyang Rio Kidap di Menank talang tais di semidang bukit kabu, puyang mertandi di semidang gumai (daerah kikim kabupaten lahat )dan puyang rubiah di pasemah ulu alas.
Penuturang kadri diatas diperkuat oleh nasroen remok , Abdullah bin nungkek , buyung suki, sisi sadam. Diceritakan selanjutnya bahwa setelah meminta restu kepada puyang kepalo jurai dan seluruh kerabat yang ada , puyang 5 beradik mengadakan musyawarah untuk memulai kehidupan mereka yang baru . dari kelima beradik ini, hanya puyang mertandi yang tidak mau mencari tempat menetap di pesisir. Maka diputuskanlah empat dari lima beradik itu untuk berangkat ke daerah pesisir tiga hari setelah itu.
Dari palang kenidai rombongan ini menyusuri bukit dan lembah melalui genting hulu manna menuju pinggiran danau besar ( Laut ) . rombongan ini terdiri dari
1. Perpatih sakti dan istrinya dayang merindu
2. Rio kidap
3. Menak talang tais
4. Rubiah
5. Mengkedum sakti ( ahli pemantau jejak dan pendekar)
6. Raden kumbang ( hulu balang )
7. Raden kuning (ahli pengobatan ).
8. Raden sandung (ahli pengendali cuaca)
9. Panglima icin (ahli strategi perang ).
Perjalanan dilanjutkan menuju arah utara. Dan ketika tiba disuatu dataran yang sangat suburdengan potensi hutang yang sangat baik digunakan terdapat pohon kerinjing dan pohon sendawar, maka puyang rio kidap menyatakan berkeinginnan untuk tinbggal di daerah ini. Atas persetujuan dari poyang perpatih sakti selaku yang tertua, maka dilakukan “bebali”(merintis hutan ) untuk membuat tapak “talang”(dusun kecil ). Sebagai tanda adalah banyaknya pohon kerinjing dan sandawar tersebut. Bebali atau perintis hutan tersebut dilakukan untuk tempat pemukiman dan perladangan untuk disesuaikan dengan kondisi dan perkiraan jumlah pengikutnya setelah menetap nanti. Sehingga luas hutan yang di rintis cukup memadai .
Kemudian perjalanan dilanjutkan ke arah utara. Ketika tiba di suatu daerah dimana terdapat tempat yang dikelilingi oleh sungai dan sama persis dengan daerah asal mereka di palang kenidai, puyang perpatih sakti menyatakan untuk menetap disana. Kembali dilakukan “bebali”. Sebagai tanda adalah tanah yang dikelilingi oleh air(sungai). Selain itu wilayanh ini terdapat ditengah2 rencana penampakan “talang”poyang rio kidap dengan kerajaan bangkahoeloe
Perjalanan dilanjutkan ke arah utara. Dan ketika tiba disebuah bukit dimana terdapat sebuah pancuran yang terbuat dari emas, poyang menak talang tais akan menetap disana sebagai tanda areanya adalah banyak pohon kabu(kapuk hutan). Sehingga ditetapkanlah bahwa merka telah menemukan lokasi untuk menetap dan membangun pemukiman. Kecuali puyang rubiah yang masih gadis. Mengingat adalah puyang rubuah dalam kesahariannya lebih dekat dengan kakaknya puyang Rio kidap, maka diputuskan nanti untuk menurut bersama poyang rio kidap sampai beliau menikah
Setelah segala sesuatu selesai di survei , rombongan ini kembali ke palang kenidai untuk menjemput rombongan masing masing sebagai anggota masyarakat pemukiman meraka nantinya. Karena nanti setelah masing masing bermukim, harus lengkap dalam posisi strategis sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya seperti pendekar, dukun pengobatan, duku bayi, ahli perbintangan dll.
Ketika tiba kembali di palang kenidai tersebut di bawa puyang kepala jurai, kem bali mengadakan musyawaranh yang disebut”kenduri agung”. Dalam pindah ke daerah pesisir karena kelangkapan komponen sangat diperlukan selain dibutuhkan pula rakyat awam.
Tags:
DOKUMEN TANAH SERWAI
0 komentar